Kestabilan pada Sistem Tenaga

Kestabilan sistem tenaga listrik secara luas dapat didefinisikan sebagai kemampuan dari satu sistem tenaga listrik untuk tetap berada pada kondisi normal setelah sistem mengalami gangguan. Dalam kestabilan sistem tenaga listrik terdapat keseimbangan antara daya output listrik disebut daya elektrik pada sistem dan daya input mekanis disebut daya mekanik pada prime mover.

Dalam keadaan seimbang, daya mekanik dan daya elektrik bergerak secara bersamaan dengan kecepatan konstan. Ketika terjadi gangguan, maka terjadi perbedaan daya elektrik dan mekanik dari generator. Kelebihan daya elektrik membuat perlambatan putaran rotor generator, hal ini disebebakan semakin terbebaninya generator.

Namun kelebihan daya mekanik membuat percepatan putaran rotor, hal ini disebabkan semakin ringan beban yang ditanggung generator. Bila gangguan tidak segera dihilangkan, maka perlambatan atau percepatan putaran rotor generator mengakibatkan hilangnya sinkronisasi dalam suatu sistem. Maka dari itu diperlukan analisis kestabilan agar pembangkit yang terganggu tidak lepas dari sistem.

Periode transien adalah upaya untuk mengembalikan sistem dalam kondisi stabil ketika terjadi gangguan. Kriteria utama stabilitas adalah bagaimana mesin-mesin mempertahankan sinkronisasi pada akhir periode transien. Jika respon osilasi sistem tenaga selama periode transien yang mengikuti gangguan teredam menuju kondisi operasi mantap, maka sistem dalam kategori stabil, jika tidak berarti sistem tidak stabil. Jika respon osilasi sistem tenaga selama periode transien yang mengikuti gangguan teredam menuju kondisi operasi mantap, maka sistem dalam kategori stabil, jika tidak berarti sistem tidak stabil  [7].

Gangguan yang mempengaruhi kestabilan dalam sistem tenaga listrik dikategorikan menjadi 2 macam, yaitu gangguan kecil dan gangguan besar. Gangguan kecil berupa perubahan beban yang berlangsung terus menerus. Gangguan besar seperti lepasnya generator, terjadinya hubung singkat [8].

 

Referensi:

[1]  IEEE/CIGRE Joint Task Force on Stability Terms and Definitions, “Definition and Classification of Power System Stability”IEEE Transactions on Power system , vol. 19, no. 2, may 2004.

[2] Soeprijanto, Adi. “Desain Kontroller untuk Kestabilan Dinamik Sistem tenaga Listrik”. ITS Press, Surabaya, 2012.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *